Contoh Penelitian Tindakan Kelas
BAB I
PENDAHULUAN
A.
Latar Belakang Masalah
Pendidikan merupakan faktor penting dalam
meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Arti pendidikan menurut
Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional adalah usaha sadar dan terencana untuk
mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara
aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual
keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta
keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara.
Untuk mewujudkan tujuan pendidikan
nasional tersebut, maka perlu diselenggarakan pendidikan. Dalam pendidikan
terdapat tiga jalur pendidikan yaitu, pendidikan informasi (informal) yang
diselenggarakan di lingkungan keluarga, pendidikan formal yang diselenggarakan
di lingkungan sekolah, serta pendidikan non formal yang diselenggarakan di
lingkungan masyarakat. Ketiga jalur pendidikan tersebut saling melengkapi dalam
mewujudkan cita-cita nasional melalui pendidikan. Jalur pendidikan formal
terbagi lagi menjadi tiga jenjang, yaitu pendidikan dasar, pendidikan
pendidikan menengah, dan pendidikan tinggi. Sedangkan pendidikan di Indonesia,
terdapat pembagian satuan pendidikan yaitu pendidikan umum yang lebih dikenal
dengan Sekolah Menengah Atas (SMA) dan pendidikan kejuruan yang lebih dikenal
dengan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Sebagai lembaga pendidikan sekolah
menengah kejuruan merupakan lembaga pendidikan yang mempersiapkan peserta
didiknya untuk dapat bekerja dalam bidang tertentu sesuai dengan keahliannya.
Dari uraian di atas nampak jelas tuntutan
akan keberadaan pendidikan kejuruan adalah untuk membentuk dan mengembangkan
keahlian dan keterampilan, sehingga dapat meningkatkan produktivitas,
kreativitas, mutu dan efisiensi kerja.
SMK melaksanakan kurikulum seperti yang
ditetapkan pemerintah. Dimana telah disusun program pendidikan dan pelatihan
yang terbagi menjadi tiga yaitu : Normatif, Adaptif dan Produktif. Untuk
kategori Normatif di dalamnya mencakup pelajaran Agama, PPKN, Bahasa Indonesia,
dan Sejarah. Kelompok Adaptif adalah Matematika, Fisika, Bahasa Inggris, Kimia
dan Komputer. Sedangkan kelompok produktif khususnya jurusan elektronika
(audio-video) yaitu gambar teknik, elektronika dasar, teknik audio, rangkaian
listrik, komunikasi data, teknik televisi dan audio, teknik digital dan lain
sebagainya. Ketiga kurikulum yang ditetapkan pemerintah tersebut saling
melengkapi dan menunjang keterampilan siswa terlebih lagi dalam kelompok
kategori Adaptif dan Produktif. Salah satu sekolah yang menggunakan kurikulum
tersebut adalah SMK Negeri 1Bekasi . SMK Negeri 1Bekasi merupakan salah satu bagian dari pendidikan
formal yang memiliki 3 (tiga) program studi. Salah satu diantaranya yaitu Audio
Video. Program studi Audio Video mempunyai beberapa kompetensi yang seluruhnya
dijadikan judul mata diklat. Salah satu dari mata diklat itu yaitu Teori Dasar
Elektronika dengan Standar Kompetensi Menguasai Dasar-dasar Elektronika. Mata
diklat ini diberikan pada kelas X semester I. Salah satu solusi yang dapat
diterapkan untuk mendorong siswa berdiskusi, saling bantu menyelesaikan tugas,
menguasai dan pada akhirnya menerapkan keterampilan yang diberikan untuk
meningkatkan hasil belajar adalah dengan mengubah cara belajarnya dan
menggunakan model pembelajaran dengan model cooperative learning yang bertujuan
merangsang keaktifan
Komentar
Posting Komentar